Jejaring sosial terus berkembang selama dekade terakhir ini, dan selama beberapa tahun terakhir, posisi Facebook sebagai yang teratas di layanan jejaring sosial cukup solid untuk dijatuhkan. Masuknya Google melalui Google+, merupakan upaya Google untuk masuk ke dunia jejaring sosial yang telah banyak menyampaikan dan hampir tak terbantahkan lagi menuai kegagalan. Namun tidak diragukan pula Google+ belum memperlihatkan kekuatan mereka, dan mempunyai kesempatan terbaik untuk menuai sukses menjadi yang terpopuler. Hal ini terus berkembang dalam hal popularitas, tapi bagaimana peran Google dalam upaya menembus dunia jejaring sosial dan apa yang membedakannya dari pesaingnya? Google mempunyai sejarah panjang yang sanggup dikatakan "kacau" di dunia jejaring sosial, dan sebagian besar dari situs-situs jejaring sosial nya tidak diketahui keberadaannya oleh para pengguna internet dan juga diabaikan dari ragam jejaring sosial. Berikut ini ialah ikhtisar mengenai sejarah panjang dari ...
Semua bisnis memerlukan pondasi yang kuat, salah satunya yakni riset yang matang, baik itu riset pangsa pasar (produk), riset kompetitor, dan riset konsumen. Tujuan dari semua riset yang dilakukan yakni untuk membangun pondasi bisnis yang kuat, semoga umur bisnis yang akan dijalankan sanggup bertahan lama, dan semoga Kita lebih mengenal huruf konsumen yang akan dihadapi. Ada banyak hal yang menciptakan Pada dasarnya, konsumen mau membeli produk atau jasa yang ditawarkan, beberapa pertimbangan tersebut mencakup faktor 4P menyerupai berikut :
- PAIN (keinginan menghilangkan rasa tidak lezat yang sedang dialami)
- PROBLEM (keinginan untuk menuntaskan suatu masalah)
- PLEASURE (keinginan untuk menerima kesenangan)
- PREVENTION (keinginan untuk menyediakan solusi sebelum ada masalah)
Keempat faktor tersebut (dari atas ke bawah) sudah diurutkan menurut faktor yang paling urgent atau penting. Semakin urgent, maka konsumen cenderung akan lebih gampang mengeluarkan uang untuk membeli sesuatu dari kita. Kalau kita sanggup menjual produk yang mempunyai kriteria 4P di atasm, maka bisnis Kita diperkirakan akan booming. Yang namanya Konsumen.... niscaya ingin keluhannya hilang (faktor pain), niscaya ingin kendalanya lenyap (faktor problem), niscaya ingin apa yang ia dambakan segera terwujud (faktor pleasure), dan niscaya ingin berhati- hati sebelum duduk kasus terjadi (faktor prevention).
Kondisi bisnis yang baik terjadi ketika bagaimana si Pemilik bisnis (Business Owner) mengerti apa yang diharapkan oleh calon konsumennya. Mereka melayani konsumennya dengan baik dan memperlihatkan solusi untuk duduk kasus konsumennya, sehingga tercipta relationship yang kuat, bukan sekedar mencari laba bahan semata. Dengan memupuk kepedulian yang lebih kepada Konsumen, mencari tau apa yang mereka butuhkan dan apa yang Konsumen inginkan, Kita sanggup menjual produk apapun dengan harga yang lebih mahal dari pada harga di pasaran. Karena konsumen Kita telah merasa berhutang kecerdikan dengan didengarnya keluhan mereka, diberikan solusi untuk kesulitan mereka, dan yang paling penting, mereka punya teman yang sanggup diandalkan, yaitu KITA.
Semoga Bermanfaat...
Kondisi bisnis yang baik terjadi ketika bagaimana si Pemilik bisnis (Business Owner) mengerti apa yang diharapkan oleh calon konsumennya. Mereka melayani konsumennya dengan baik dan memperlihatkan solusi untuk duduk kasus konsumennya, sehingga tercipta relationship yang kuat, bukan sekedar mencari laba bahan semata. Dengan memupuk kepedulian yang lebih kepada Konsumen, mencari tau apa yang mereka butuhkan dan apa yang Konsumen inginkan, Kita sanggup menjual produk apapun dengan harga yang lebih mahal dari pada harga di pasaran. Karena konsumen Kita telah merasa berhutang kecerdikan dengan didengarnya keluhan mereka, diberikan solusi untuk kesulitan mereka, dan yang paling penting, mereka punya teman yang sanggup diandalkan, yaitu KITA.
Semoga Bermanfaat...
Komentar
Posting Komentar